Skip to main content

Kepala Dua

Kenapa ya, ketika saya menginjak usia kepala dua ini rasanya semuanya acak adut. Saya merasa hampa,bingung,tidak puas, tidak bahagia, tersesat, kesepian dan gagal.

Orang-orang terus menerus menyuruh saya untuk lebih bersyukur. untuk mengapresiasi hal-hal kecil dalam kehidupan saya. Akan tetapi semakin saya mencoba untuk menyusukuri hidup, rasanya perasaan saya malah semakin hampa. karna rasa syukurnya terasa palsu.

Lucu rasanya, karna saya rasa diri saya 10 tahun yang lalu akan merasa bangga melihat diri saya yang dimasa sekarang dan mungkin diri saya 10  tahun yang lalu akan merasa binggung mengapa saya merasa seperti ini.

Kalau dipikir-pikir lagi, apasih mimpi saya?, apa yang membuat saya bahagia?, apa yang saya lakukan?apa yang saya mau? apakah saya salah pilih jalur hidup? apakah saya telah memilih jalan hidup yang benar?, apakah sudah terlambat untuk memulai hal yang baru?, kenapa saya masih begini begini saja?, kemana arah hidup saya?, saya ini mau kemana?, saya ini siapa?.

Ketika melihat teman-teman sebaya saya, mereka terlihat yakin dan bahagia dalam hidup mereka. Saya tau itu adalah pikiran yang mengerikan dan konyol, karna saya tahu mereka pasti punya rintangan hidup masing-masing dan mereka bekerja sangat keras untuk mendapatkan kehidupan tersebut.

Melihat kesuksesan teman-teman saya membuat saya mau tidak mau merasa insecure, ditinggalkan, gagal, tidak berguna, dan terlupakan.

Mungkin saya berperasaan seperti ini karena saya tidak tahu apa yang mau saya lakukan dalam kehidupan saya?. atau karna saya tidak punya hal yang dinantikan ketika saya bangun pagi?.

Saya sering bertanya kepada diri saya sendiri. apakah saya ingin benar-benar menyudahi semua ini? untuk menghilangkan rasa kesepian ini?. ya walaupun sampai sekarang saya juga tidak tahu jawabannya. Saya tidak pernah yakin akan apapun. Saya lelah.

Tapi saya masih bejuang kok. Karna saya masih ingin melihat waktunya saya 'sukses'. Saya hanya tidak yakin sampai kapan saya bisa bertahan. Tapi demi saya pada masa depan mungkin 10-20 tahun yang akan datang, saya akan terus bertahan mejalani hidup. Mungkin saya dimasa depan akhirnya bisa mencapai mimpi kita, mungkin saya dimasa depan sudah dapat mencapai ini dan itu. Mungkin dia akan menemukan ketenangan dalam hidup kita.

yah apapun jawabannya, saya akan terus berusaha. Doakan saya ya!


Comments

Popular posts from this blog

Modus-Modus Kejahatan Dalam Teknologi Informasi

 

Fungsi,Persyaratan,dan Pembangunan Paragraf

Nama :   Ambiya Suci S Kelas :   1KB07 NPM  :  20117610 Dosen : Ahmad Nasher FUNGSI,SYARAT-SYARAT PEMBENTUKAN, DAN PENGEMBANGAN PARAGRAF Dalam pembentukan/pengembangan paragraf,ada beberapa persyaratan yang harus diperhatikan, diantranya: 1.      Kesatuan Fungsi paragraf adalah untuk mengembangkan gagasan pokok tersebut. Untuk itu, di dalam pengembangannya, uraian-uraian dalam sebuah paragraf tidak boleh menyimpang dari gagasan pokok tersebut. Dengan kata lain, uraian-uraian dalam sebuah paragraf diikat oleh satu gagasan pokok dan merupakan satu kesatuan. Semua kalimat yang terdapat dalam sebuah paragraf harus terfokus pada gagasan pokok. 2.      Kepaduan Sebuah paragraf bukanlah sekedar kumpulan kalimat-kalimat yang berdiri sendiri-sendiri, tetapi dibangun oleh kalimat-kalimat yang mempunyai hubungan timbal balik. Urutan pikiran yang teratur akan memperlihatkan adanya kepaduan, dan pembaca pun dapat dengan ...

Social Anxiety Disorder

Mengenal Social Anxiety Disorder, Alias Fobia Sosial Oleh Ajeng Quamila Data medis direview oleh Hello Sehat Medical Review Team. Mengenal Social Anxiety Disorder, Alias Fobia Sosial Banyak orang yang merasa gugup atau menjadi sangat sadar diri pada beberapa kesempatan, seperti saat memberikan pidato sambutan atau wawancara pekerjaan. Tapi, social anxiety disorder, alias kecemasan sosial atau fobia sosial, lebih dari sekadar rasa malu atau gugup yang seringnya timbul tenggelam. Dengan social anxiety, ketakutan Anda atas mempermalukan diri sendiri begitu kuat dan mengambil alih sehingga Anda benar-benar menghindari setiap situasi yang dapat memicu ketakutan tersebut. Gangguan kecemasan sering muncul pertama kali di masa kanak-kanak atau remaja awal, dan cenderung timbul pada perempuan. Gangguan kecemasan sosial adalah gangguan psikiatri yang diakui oleh dunia medis dan dapat diobati secara efektif, sehingga Anda harus berkonsultasi dengan dokter jika Anda berpikir Anda memiliki...