Skip to main content

Wawasan Kebangsaan

PENGERTIAN WAWASAN KEBANGSAAN

Wawasan kebangsaan adalah cara pandang terhadap diri dan tanah airnya.dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan.akan tetapi wawasan kebangsaan harus senantiasa berkembang seiring dengan perubahan lingkungan dan zaman.

PENGERTIAN BANGSA DAN BANGSA INDONESIA

Bangsa  adalah suatu kelompok manusia yang dianggap Nasional memiliki identitas bersama, dan mempunyai kesamaan bahasa, agama, ideologi, budaya, dan sejarah. Mereka umumnya dianggap memiliki asal usul keturunan yang sama. 

Pengertian bangsa menurut beberapa ahli





1.Otto Bauer
Dalam buku "the Austrians: A Thousand-year Oddessey" karangan Gordon (1996), Otto Bauer mengatakan bahwa bangsa merupakan sekelompok manusia yang memiliki persamaan karakter atau perangai yang timbul karena persamaan nasib dan pengalaman sejarah budaya yang tumbuh dan berkembang bersama bangsa tersebut.




2.Ernest Renant
Dalam bukunya yang berjudul "La Reforme Intellectuelle et Morale" (1929), Ernest Renanat berpendapat bahwa bangs adalah kesatuan jiwa. Jiwa yang mengandung kehendak untuk bersatu, orang-orang merasa diri satu dan mau bersatu. Dalam istilah Prancis, bangsa adalah Ledesir d'etre ensemble. Bangsa dapat terdiri atas ratusan, ribuan, bahkan jutaan manusia, tetapi sebenarnya merupakan kesatuan jiwa. Apabila semua manusia yang hidup di dalamnya mempunyai kehendak untuk bersatu maka sudah merupakan satu bangsa.

3.Hans Kohn
Menurut Hans Kohn dalam bukunya "Nationalism and Liberty: The Swiss Example" (1966), bangsa diartikan sebagai hasil tenaga hidup manusia dalam sejarah dan karena itu selalu bergelombang dan tak pernah membeku. Suatu bangsa merupakan golongan yang beraneka ragam dan tidak bisa dirumuskan secara eksak. Kebanyakan bangsa memiliki beberbagai faktor obyek tertentu yang membedakannya dengan bangsa lain. Faktor-faktor itu berupa persamaan keturunan, wilayah, bangsa, adat istiadat, kesamaan politik, perasaan, dan agama.

4.Jalobsen & Lipman
Menurut Jalobsen dan Lipman dalam buku "Politics: Individual and State" karya Robert Wesson (1998), bangsa adalah suatu kesatuan budaya (cultural unity) dan satu kesatuan politik (political unity). Dari beberapa pengertian bangsa oleh beberapa orang ahli yang satu dengan lainnya berbeda. Hal ini disebabkan oleh sudut padnang mereka yang berbeda pula.

5.Lothrop Stoddard
Bangsa, nation, natie adalah suatu kepercayaan yang dimiliki oleh sejumlah orang yang cukup banyak, bahwa mereka merupakan suatu bangsa. Ia merupakan suatu perasaan memiliki secara bersama sebagai suatu bangsa.

6.Ir.Soekarno
Bangsa adalah segerombolan manusia yang besar, keras ia mempunyai keinginan bersatu, le desir d’etre ensemble (keinginan untuk hidup bersama), keras ia mempunyai character gemeinschaft (persamaan nasib/karakter), persamaan watak, tetapi yang hidup di atas satu wilayah yang nyata satu unit.

Selain pengertian oleh para ahli,pengertian bangsa dapat dibagi menjadi 2,


1.Bangsa Dalam Arti Politis

  Bangsa dalam arti politis adalah sekelompok manusia yang memiliki paham atau ideologi yang sama.contohnya bangsa indonesia yang terikat oleh peraturan dan perundang undangan yang berlaku.

2.Bangsa Dalam Arti Sosiologis-Antropologis

  bangsa dalam artian ini dapat dibedakan menjadi dua,yaitu bangsa dalam arti etnik dan kultural
bangsa menurut etnik yaitu sekelompok manusia yang memiliki ras,atau keterunan yang sama.Bangsa menurut Kultural adalah sekelompok manusia yang memiliki kebudayaan yang sama.

UNSUR UNSUR PEMBENTUK BANGSA

  1.Komunitas politik yang dibayangkan
     
       bisa diartikan bahwa para anggotanya memandang satu sama lain sebagai saudara,walaupun tidak saling kenal.perasaan inilah yang menyebabkan banyak anggotannya rela mati demi anggota yang lainnya.

 2.Mempunyai batas wilayah yang jelas

      Bangsa dibayangkan menjadi sesuatu yang hakikatnya terbatas,bangsa yang besar sekalipun memiliki batas wilyah yang relatif jelas.

 3.Berdaulat
     dibayangkan sebagai berdaulat dikarenakan,sebuah bangsa berada dibawah suatu negara yang memiliki kekuasaan atas seluruh wilayah serta bangsa tersebut.



Jadi,kesimpulan dari unsur unsur diatas adalah 
     -Ada kelompok yang ingin maju
     -Berada didalam suatu wilayah
     -Merasa senasib,setujuan, dan satu cita-cita.
     -Kesamaan karakter,identitas,budaya dan bahasa.



Sekian dari saya kurang lebihnya mohon maaf.




Comments

Popular posts from this blog

Sepi

Saya suka naik kereta sendirian,dan jalan kaki sendirian Saya suka duduk sendirian dibioskop,dan baca buku sendirian Kesendirian memberi saya waktu untuk berpikir,dan membebaskan pikiran saya Saya suka makan sendirian,dan mendengarkan musik sendirian Namun ketika saya melihat seorang ibu dengan anaknya; seorang perempuan dengan kekasihnya atau ketika seorang teman tertawa bersama sahabatnya. saya menyadari meskipun saya suka sendirian,saya tidak suka kesepian. Sumber: AmbiyaSuci

Fungsi,Persyaratan,dan Pembangunan Paragraf

Nama :   Ambiya Suci S Kelas :   1KB07 NPM  :  20117610 Dosen : Ahmad Nasher FUNGSI,SYARAT-SYARAT PEMBENTUKAN, DAN PENGEMBANGAN PARAGRAF Dalam pembentukan/pengembangan paragraf,ada beberapa persyaratan yang harus diperhatikan, diantranya: 1.      Kesatuan Fungsi paragraf adalah untuk mengembangkan gagasan pokok tersebut. Untuk itu, di dalam pengembangannya, uraian-uraian dalam sebuah paragraf tidak boleh menyimpang dari gagasan pokok tersebut. Dengan kata lain, uraian-uraian dalam sebuah paragraf diikat oleh satu gagasan pokok dan merupakan satu kesatuan. Semua kalimat yang terdapat dalam sebuah paragraf harus terfokus pada gagasan pokok. 2.      Kepaduan Sebuah paragraf bukanlah sekedar kumpulan kalimat-kalimat yang berdiri sendiri-sendiri, tetapi dibangun oleh kalimat-kalimat yang mempunyai hubungan timbal balik. Urutan pikiran yang teratur akan memperlihatkan adanya kepaduan, dan pembaca pun dapat dengan ...

Ragam Bahasa

Nama: Ambiya Suci S Kelas: 1KB07 NPM:  20117610 Dosen:Ahmed Nasher Ragam bahasa adalah varian dari sebuah bahasa menurut pemakaian. Berbeda dengan dialek yaitu varian dari sebuah bahasa menurut pemakai. Variasi tersebut bisa berbentuk dialek, aksen, laras, gaya, atau berbagai variasi sosiolinguistik lain, termasuk variasi bahasa baku itu sendiri. Variasi di tingkat leksikon, seperti slang dan argot, sering dianggap terkait dengan gaya atau tingkat formalitas tertentu, meskipun penggunaannya kadang juga dianggap sebagai suatu variasi atau ragam tersendiri. Jenis ragam bahasa 1.Berdasarkan pokok pembicaraan, ragam bahasa dibedakan antara lain atas: Ragam bahasa undang-undang Ragam bahasa jurnalistik Ragam bahasa ilmiah Ragam bahasa sastra 2.Berdasarkan media pembicaraan, ragam bahasa dibedakan atas: Ragam lisan yang antara lain meliputi: Ragam bahasa cakapan Ragam bahasa pidato Ragam bahasa kuliah Ragam bahasa panggung Ragam tulis yang antara lain meliputi...